Rumah Cerpen & FF

Rumah Cerpen & FF

Rumah Cerpen & FF

Rumah Cerpen & FF

Senin, 11 November 2013

Cerpen 1 (Sweet Memory)

Judul : Sweet Memory
Genre : Happy,Sad
Cast : Stella (Utama), Ve,Sinka,Nabilah,Melody,Ayen

Krrriiinnggggg........ bunyi jam weker yang nyaring membuat Stella terbangun dari tidurnya
Stella beranjak dari kasur kesayangannya yang menemaninya selama bertahun-tahun menuju jendela kamar
Stella membuka jendela tersebut, hawa sejuk Jakarta Pagi menyambut wajahnya yang manis
"Good Morning World" ucapnya
Stella menuju ruang makan
Mama Stella telah menyiapkan sarapan
Stella menyantapnya dengan melihat TV

Jakarta Pagi yang cerah dan sejuk tidak membuat wajah Nabilah secerah itu
Ia murung karena telah bertengkar dengan kakaknya
Nabilah memukul boneka pemberian kakak nya dan membuangnya dari kasur nya
"Ah, dasar kakak gak tau diri, selalu aku yang disalahin" gerutu Nabilah
Nabilah beranjak menuju kamar mandi
Sebelum keluar kamar Nabilah menginjak dan menendang boneka itu
Air shower yang hangat menenangkan hati Nabilah sejenak
Setelah selesai mandi Nabilah memakai bajunya
Hari ini ada PenSi kecil-kecilan disekolahnya untuk melepas kakak-kakak kelas
Nabilah,Stella,Melody,Ve,Sinka,Ayen membawakan lagu AKB48 Give Me Five dalam bahasa Indonesia
Nabilah memakai kaos dan rok
Kostum untuk tampil berada di Melody jadi mereka ber-6 harus ganti di sekolah
Nabilah keluar dari kamar mandi
Terlihat kakak nya yang menunggu Nabilah
"Mandi aja lama" cibir kakaknya
"Daripada kamu, sifatnya kekanak-kanakan & egois" jawab Nabilah lalu mengambil baju tidur & handuknya yang menggantung di gantungan kamar mandi
"Apaan si lu? Sama kakak nya seenaknya" kata Kakak Nabilah
"Daripada lu, sama adiknya gak mau ngalah? Lu pikir lu yang berkuasa di rumah ini? Jangan harap" ujar Nabilah kesal
Dibawah Mama & Papa Nabilah duduk berbincang-bincang
"Hey ada apa anak Papa yang manis? Kok cemberut" tanya Papa Nabilah
"Kakak tuh" jawab Nabilah singkat
"Yaudah, nanti papa marahin deh kakak, tapi gak boleh cemberut" hibur papanya
"Iya pa" kata Nabilah tersenyum


"Dede Sinka? Bangun" ucap Naomi membangunkan adiknya
"Mmmm....."
"Oh ya, hari ini ada Pensi" ujar Sinka melonjak dari kasurnya
"Dasar" kata Naomi
Sinka bergegas mandi, ia tidak ingin terlambat seperti hari-hari sebelumnya
Setelah mandi & berpakaian Sinka menuju ruang makan yang berada tepat di sebelah kamarnya
"Kak, semuanya pada berangkat?" Tanya Sinka
"Iya kamu sih bangunnya lama" ejek Naomi
"Ih biarin" cibir Sinka lalu melahap sarapannya


Ve melihat jam tangannya entah keberapa kalinya
Penat itulah pikiran Ve saat ini
Ia terjebak dalam kemacetan
"Aahh, 1 jam baru nyampe" Ve kesal lalu menyandarkan kepalanya pada setir mobil
2 menit setelah itu Ve bisa melajukan mobilnya
"Ah untung, gue lewat jalan rumah Melody aja sekalian" kata Ve sembari membelokkan mobil nya menuju sebuah perumahan tempat Melody tinggal
Sesampainya dirumah Melody
Ve melihat Melody telah duduk di teras rumahnya
"Nunggu siapa bu?" Canda Ve
"Oh kamu Ve, biasa tunggu tebengan" jawab Melody tersenyum
"Yuk ama aku" ajak Ve
"Oke" Melody membawa tas kostum

Mobil Ve
"Ve, Dek Sinka minta nebeng, boleh gak?" Tanya Melody
"Boleh kok, rumah Sinka habis ini belok kiri kan?" Kata Ve sambil terus menyetir
"Iya"

Setelah melewati beberapa Rumah, Mobil Sirion Putih milik Ve berhenti didepan rumah Sinka
Arloji Pink yang melingkar ditangan Sinka terlihat sangat cocok
Sinka sudah tau bahwa itu Ve
lantas Sinka membuka pintu mobil bagian belakang
"Eh, Mel lu tau siapa dia? tiba-tiba masuk aja" Canda Ve
"Kagak, siapa sih? gak kenal gue" imbuh Melody
"Apaan sih" Sinka menjawab dengan kesal lalu mengambil handphone nya
Mobil Ve berjalan menuju jalan raya depan gapura perumahan tempat Sinka tinggal
Jalanan yang sedikit lengang membuat perasaan Ve sedikit lega
"Dek, kamu turun dimana?" Ve mencoba mengalihkan perhatian Sinka dari gadget nya
"di SMAN 1" kata Sinka kesal
Beberapa menit berlalu, Mobil Ve tiba di sebuah SMA Negri tempatnya bersekolah
terlihat Ayen,Stella,Nabilah menunggu di bench taman sekolah

Melody,Ve,Sinka turun dari mobil
"Lama ya tunggu nya?" Tanya Ve
"Gak kok, baru aja dateng, Mel kita ganti dimana?" kata Stella
"Di kelas aja, mumpung sepi"
Mereka ber-6 berjalan menuju kelas XI IPA II
sepanjang perjalanan mereka bercanda dan sesekali saling mengejek 

Kelas XI IPA II
Melody mengeluarkan kostum mereka
Ve,Nabilah,Sinka,Ayen,Stella mendesis kagum terhadap kostum buatan Melody
"Beda-beda ya?, gue yang mana?" Kata Ve sembari memilah-milah baju yang pas dengannya
"Gue bagiin ya, Karena Ve centre Ve gue buatin yang ini, agak rame + pas banget ama karakter Ve yang feminim" tutur Melody lalu memberikan kostum pada Ve
Setelah semua kebagian kostum dan mengambil alat musik masing-masing
Mereka berjalan menuju belakang panggung

Belakang Panggung
Semuanya terdiam karena gugup
"Guys, lu lu pada harus siap-siap kayak gini lagi buat gue" Stella memecahkan kekosongan
"Maksud lo?" Semuanya tampak kebingungan dengan ucapan Stella
"Lu semua bakal tau sendiri" Stella berkata sangat pelan
"Sorry guys, lu gabakal lama ama gue di tahun ini, 2 bulan lagi gue ninggalin lu-lu pada" Stella bergumam dalam hati
"Mari kita sambut penampilan dari Six Girls yang kawaii-kawaii ini dia SG+"  host acara tersebut berkata menyambut Ve,Melody,Stella,Nabilah,Ayen,SInka
Semua bertepuk tangan saat SG+ selesai membawakan lagu Give Me Five
acara PenSi tersebut berakhir pada pukul 14.00
"Wow, great guys" Puji kakak kelas mereka yang bernama Kinal
"Thanks ka" jawab mereka kompak
"Kenapa gak dari dulu bikin band?"
"Dulu kan gak ada Sinka" 
Kinal meninggalkan SG+ dan melambaikan tangannya "Popeeyyyy"
"Paypay"
"Kali ini kita berhasil, waktunya istirahat, jadi pada boleh pulang" ucap Melody sebagai leader
"Ada yang mau nebeng?" Tawar Ve sembari memainkan kunci mobilnya
"Nggak deh, tuh kakak gue" ucap Sinka
"Gak ada? Yaudah" Ve berjalan menuju mobilnya
didalam mobil Ve chatting dengan hatinya
"Apa sih maksud Stella tadi?" 
sekelebat jawaban lewat dibenaknya dan memenuhi pendengarannya "Stella mau ninggalin lo!"
"Eh, jangan bercanda deh"
"Seriusan, udahan dulu ye, ini dijalan tol jangan bengong" 
Ve kembali menatap jalanan,Panas terik matahari yang menyengat
Pikiran Ve melayang kemana-mana, Ia masih bingung perkataan Stella
"dari sekian banyak bintang,yang bersinar di langit malam,Saat ini kan kutunjuk satu bintang yang paling penting" Nagai Hikari memenuhi pendengarannya
15 menit berlalu, Ve sampai dirumahnya
"Kira-kira apa maksud Stella?"
"Gue kan udah bilang, Stella mau ninggalin lo"
"Maksudnya ninggalin?"
"Pergi pokoknya, tapi inget lo jangan tanya ke Dia"

"Pergi kemana?" 
"Gaboleh"
"Ciaaa...., lu mah"
"Penasaran ye?"
"Iye lah"
Ve melanjutkan chatting dengan hatinya
"Ve...., makan dulu" teriak mamanya mengagetkan Ve yang sedang melamun

"Iya maaa......." jawab Ve
"Woy, Stella pergi kemana?"
"Makan dulu sono"
Ve turun menuju ruang makan, terlihat mamanya membawakan spaghetti favourite nya

Stella? ngapain dia disini? Ve membatin sendiri
"Ve? kamu lihat apa?" ucap Mamanya mengagetkan Ve
Kenapa gue bisa halusinasi kayak gini? kenapa sejak Stella ngomong tadi Stella berarti banget buat gue? Ve bergumam berjalan menuju kursi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar